Sahabat, jika sudah waktunya untuk sholat, maka lakukanlah. jangan kau tunda-tunda karena sesungguhnya sholat itu membawa kamu dalam ketenangan. “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (QS ar-Ra’du:28)

easy way to go the easy blog.

Minggu, 23 Juni 2013

Malam Nisfu Sya'ban
Tanggal 15 Sya’ban 1434 H jatuh pada tanggal 24 Juni 2013 (Malam Nisfu Sya’ban pada hari Senin sore tgl 24 Juni 2013 Malam Selasa sejak terbenamnya matahari). Jadi jika ingin Puasa Nisfu Sya’ban, pada hari Selasa 25 Juni 2013. Apa yang menyebabkan malam Nisfu Sya’ban ini besar artinya bagi umat Muslim ? Berikut ini diceritakan seperti yang di alami Rasulullah Saw (HR. Abu Hurairah): Kebesaran hari ini diterangkan oleh Rasulullah saw. ” Malaikat Jibril mendatangiku pada malam Nishfu (15) Sya’ban, seraya berkata, ” Hai Muhammad, malam ini pintu-pintu langit dibuka. Bangunlah dan Shalatlah, angkat kepalamu dan tadahkan dua tanganmu kelangit .” Rasulullah saw bertanya, ” Malam apa ini Jibril ?” Jibril menjawab. ” Malam ini dibukakan 300 pintu rahmat. Tuhan mengampuni kesalahan orang yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu, kecuali tukang sihir, tukang nujum, orang bermusuhan, orang yg terus menerus minum khamar (arak atau minuman keras), terus menerus berzina, memakan riba, durhaka kepada ibu bapak, orang yang suka mengadu domba dan orang yang memutuskan silaturahim. Tuhan tidak mengampuni mereka sampai mereka taubat dan meninggalkan kejahatan mereka itu .” Rasulullah pun keluar rumah, lentas mengerjakan shalat (sendirian) dan menangis dalam sujudnya, seraya berdoa : ” Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab dan siksa-Mu serta kemurkaan- Mu Tiada kubatasi pujian-pujian kepada- Mu sebagaimana Engkau memuji diri- Mu Maka bagi-Mu lah segala pujia-pujian itu Hingga Engkau rela .” (HR Abu Hurairah) Oleh karena itu sahabatku, malam tersebut sangatlah baik untuk beribadah dan memohon ampunan (bertaubat) atas segala hal buruk yang kita lakukan, dan semoga Allah swt menerima segala amal ibadah dan mengampuni dosa-dosa dan kesalahan kita. Diriwayatkan oleh Abu Musa Al-Asy’ari RA bahwa Rasulullah SAW bersabda: “ “Sesungguhnya Allah pada malam Nishfu Sya’ban mengawasi seluruh mahluk-Nya dan mengampuni semuanya kecuali orang musyrik atau orang yang bermusuhan.” (HR Ibnu Majah) Doa Malam Nisfu Sya’ban Berikut adalah Pendapat yang dikemukakan oleh Habib Habib Munzir Al Musawwa tentang Amalan-amalan yang dilakukan di Malam Nisfu Syaban: Doa dimalam nisfu sya’ban adalah sunnah, dan memang jelas riwayat dimalam itu adalah ditentukannya takdir-takdir ketentuan kita hingga 15 sya’ban yg akan datang, walaupun pendapat terkuat adalah malam lailatulqadar, demikian dijelaskan pd Tasfir Imam Attabari, tafsir Imam Ibn Katsir, Tafsir Imam Qurtubi dll. Maka doa di malam itu adalah amal yg mulia, namun mengenai membaca Yaasiin 3x itu adalah saran para ulama, jika hal itu dikatakan bid’ah maka hal itu adalah bid’ah hasanah, sebagaimana banyak bid’ah- bid’ah hasanah yg juga dilakukan oleh para sahabat ra, karena telah diperbolehkan oleh Rasul saw dg hadits beliau saw : “Barangsiapa membuat kebiasaan baru berupa kebaikan maka baginya pahalanya dan pahala orang yg mengikutinya, dan barangsiapa yg membuat kebiasaan buruk berupa kebaikan maka baginya dosanya dan dosan orang yg mengamalkannya” (Shahih Muslim hadits no.1017). Mengenai doa dimalam nisfu sya’ban adalah sunnah Rasul saw, sebagaimana hadits2 berikut : Sabda Rasulullah saw : “Allah mengawasi dan memandang hamba hamba Nya di malam nisfu sya’ban, lalu mengampuni dosa dosa mereka semuanya kecuali musyrik dan orang yg pemarah pada sesama muslimin” (Shahih Ibn Hibban hadits no.5755) berkata Aisyah ra : disuatu malam aku kehilangan Rasul saw, dan kutemukan beliau saw sedang di pekuburan Baqi’, beliau mengangkat kepalanya kearah langit, seraya bersabda : “Sungguh Allah turun ke langit bumi di malam nisfu sya’ban dan mengampuni dosa dosa hamba Nya sebanyak lebih dari jumlah bulu anjing dan domba” (Musnad Imam Ahmad hadits no.24825) berkata Imam Syafii rahimahullah : “Doa mustajab adalah pada 5 malam, yaitu malam jumat, malam idul Adha, malam Idul Fitri, malam pertama bulan rajab, dan malam nisfu sya’ban” (Sunan Al Kubra Imam Baihaqiy juz 3 hal 319). Dengan fatwa ini maka kita memperbanyak doa di malam itu, jelas pula bahwa doa tak bisa dilarang kapanpun dan dimanapun, bila mereka melarang doa maka hendaknya mereka menunjukkan dalilnya, Bila mereka meminta riwayat cara berdoa, maka alangkah bodohnya mereka tak memahami caranya doa, karena caranya adalah meminta kepada Allah, Pelarangan akan hal ini merupakan perbuatan mungkar dan sesat, sebagaimana sabda Rasulullah saw : “sungguh sebesar besarnya dosa muslimin dg muslim lainnya adalah pertanyaan yg membuat hal yg halal dilakukan menjadi haram, karena sebab pertanyaannya” (Shahih Muslim). Yang paling pokok adalah berdoa, karena memang ada pendapat para Mufassirin bahwa malam nisfu sya’ban adalah malam ditentukannya banyak takdir kita, walaupun pendapat yg lebih kuat adalah pada malam lailatul qadar, namun bukan berarti pendapat yg pertama ini batil, karena diakui oleh para Muhadditsin.

Minggu, 16 Juni 2013

this poetry is for you. ..

Wahai kunang kunang, yang gemerlap menerangi malam
Dan kepadamu angin malam yang dinginnya hingga menuju tulang
Ingin kukatakan selalu ada cinta untuknya
Pernahkah ia mencoba berusaha
Tuk merasa apa yang ku rasa
Aku ingin meraih sebuah bintang
Tetapi inilah yang terjadi
Aku hanya dapat bermimpi
Memimpikan hal yang tak bisa ku gapai

Ingin aku agar kamu mengetahui
Apa yang ingin kuutarakan..
Aku ingin bersamamu..
Sentuhlah langit
Raihlah mimpi
Ciptakan sayap untuk menggapai cinta
Terbanglah bersamaku
Biarkan jeratan cinta ini membekas dan menyatu dengan dirimu
Mengungkap misteri indahnya dunia

 Ku harap rasa ini tetap abadi
Di hari esok
Di hari nanti
Di hari” yang akan kita lalui
Aku ingin kau tetap seprti ini
Tetaplah yakin di sa’at ragu mengguncang jiwa
Tetaplah jujur meski kau tau hatiku kan hancur
Tetaplah sayang walau prahara meradang
Dan tetaplah menjadi kamu yang apa adany
Karena aku cinta kamu dengan kekurangan dan kelebihanmu..

Hidupku mungkin tak panjang
Tetapi cintaku
Akan selama berakhirnya waktu di dunia ini

Jangan kau anggap ini hanyalah rangkaian kata
Setiap huruf, setiap kalimat ini adalah perasaanku
Perasaan dimana aku mengagumimu
Perasaan dimana hatiku tertuang dalam kalimah ini.
Aku memanglah bukan seorang pujangga, yang dengan mudah dapat menghidupkan sesuatu yang mati dengan kata" indahnya
Aku hanyalah manusia, yang mengindahkanmu
Dan jika ku diijinkan memilih
Aku memilih untuk bersamamu.