Sahabat, jika sudah waktunya untuk sholat, maka lakukanlah. jangan kau tunda-tunda karena sesungguhnya sholat itu membawa kamu dalam ketenangan. “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (QS ar-Ra’du:28)

easy way to go the easy blog.

Jumat, 31 Januari 2014

BBM Gingerbread 2.3.x

 Keinginan Blackberry untuk menyaingi platform chat/mesanging seperti facebook, Line, Kakao Talk dan lainnya ternyata begitu hebat.
Terbukti sekarang dengan datangnya BBM untuk para Android Versi ginggerbread ini yang dikatakan belum pasti akan merilis BBM versi ginggerbreadnya pada bulan Februari 2014, dan ternyata sekarang telah muncul BBM Tesebut, dan sudah sudah terbukti bisa.
Menurut sumber tertentu BBM tersebut mengalami kebocoran yang mengakibatkan BBM sudah ada diinternet selama 3 bulan terakhir.
BBM yang Dulunya hanya ingin menggaet android yang bersistem atas, seperti Ics, jelly bean dan Kitakt. Ternyata berubah fikiran, karena pengguna amdroid versi lama sendiri seperti ginggerbread memiliki prosntase 21% pengguna dari pengguna android yang ada
Kini sekarang akan saya bagikan link.nya untuk anda
..Semoga bermanfaat..
Koment ya sob, setelah berhasil..Untuk silaturahmi.. :-)
Salam android
BBMGingerbread.apk

Senin, 27 Januari 2014

Sabtu, 25 Januari 2014

Gadis Misterius
Seperti sebuah kamera
Saat itu
Persis seperti kanera yang sedang mengarahkan ketajaman fokusnya
Dan sebuah tingkah yang menelitik, tak seperti pada umumnya
Dan ketika itu bersama handphone jadul berwaran merah itu
Saat itu juga
Mulailah sesuatu yang ane menurutku
Meloncat-loncat, kesana kemari
Seperti kehilangan arah
Seperti ingin mencari sesuatu yang hilang
Kadang selalu membuatku untuk bertanya
Tapi hanya hembusan angin yang menjawab
Tak kudapatkan jawaban itu
Entah mengapa, sulit untuk aku mengertinya
Bahwa itu adalah kamu
Si Gadis Miterius

Kamis, 16 Januari 2014

Is it possible ya Allah ?
Para pembaca, kali ini dalam tulisanku ini, aku ingin menceritakan tentang dua hari bersamanya. Sebelum hari itu, disuatu pagi yang mendung dan hujan rintik-rintik, aku sudah berada didalam perpustakaan (e-library) Universitas Islam Indonesia. Pagi itu begitu gelap, dilengkapi dengan lampu ruangan yang belum dinyalakan sepenuhnya didalam perpustakaan.
Sambil menunggu loading internet yang begitu lemot, saya mencoba membuka jejaring social Facebook, dengan melihat beberapa pemberitahuan, membaca pesan dan membaca status. Tak dinyana loading time situs yang aku tuju sudah selesai, kulanjutkan lagi surfing kedalam internet dalam smart engine “google”
Beberapa menit kemudian, terlihat tanda pemberitahuan yang ada di facebook, langssung kucoba untuk membukanya. Kulihat seorang perempuan men-share subuah pengumuman kedalam group “mentoring 2013” yang isinya akan diadakan LKIM (Latihan Kepemimpinan Islam Menengah) yang di adakan oleh DPPAI (Direktorat Pelatihan dan Pengembangan Agama Islam) pada hari Saptu dan Minggu depan. Langsung saja aku kirimkan sms pendaftaran karena sebelumnya saya juga sudah diberitahu oleh sala seotrang teman saya terkait acara tersebut.
Jam sudah menunjukan sudah pukul 11.30 sudah menujukan waktu shalat dhuhur, hari itu adalah selasa. Segera kumatikan computer yang sedang kugunakan tersebut.
Menunggu hari pelaksanaannya LKIM, dating sebuah informasi melalui sms, akan ada muhashabah akbar yang akan diisi oleh ustadyang sering dijuluki dengan ustad shadaqah, yaitu ustadYusuf Mansur. Bersamaan dengan acara LKIM yaitu hari saptu, sempat berfikir mana yang ingin aku pilih, hingga akhirnya kembali lagi kerencana awal yaitu mengikuti acara LKIM yang sudah kuinginkan sejak awal.
Tiba juma’at, menuju shalat jum’at dan dan Technical Meeting untuk acara LKIM pada hari saptu dan minggu. Dalam khotbah juma’at dan setelah shalat jum’at ust Yusuf Masur memberikan topik pembahasan tentang keutaan Do’a, “bisa makan kewarung Stek dengan Do’a” katanya, sempat hamper tertawa semua para jamaah yang ada didalam masjid Ulil Albab tersebut.
Berfikir kembali, spertinya menarik mengikuti rangkaian acara muhasabah akbar ini,diacar muhasabah akbar tesebut juga akan debirikan pengumuman lomba fotografi “sudut terindah Masjid Ulil Albab” yang yang saya ikuti munggu sebelumnya. tapi dalam hati mengatakan tidaklah, niatku yang utama adalah mengikuti LKIM. Jadi kuputuskan untuk mengikuti LKIM saja.
Technical meeting 14.00, not ontime dan tidak banyak banyak yang dating, tapi tak apalah, tak menyurutkan semangatku mengikuti LKIM tersebut.
Hari saptu datang intruktur sebelumnya mengatakan, pelksanaa hari pertama adalah materi dari jam 7.30 hingga menjelang ashar.
Dari isnilah di mulainya 2 hari bersamanya dalam acara LKIM ini. Rasa ketertarikan itu datang , terlihat dari sudut belakang ada beberapa peserta perempuan yang sudah datang dan menmpati duduk didepan, tapi bhanya satu membuatku mengangkat pandanganku kepada kaum hawa.
Parasnya begitu elok dankerudungnya itu menujukan bahwa ia adalah seorang wanita yagn sholihah, saat aku meliriknya, ah…, aku merasa malu sekali, langsung saja aku tertangkap basah sesaat menatapnya, seolah melihat sosok putri seorang raja, dan langsung saja kembali kutundukkan pandanganku terhadapnya dan segera mencari tempat duduk untuk kududuki.
7.30, 7.40, 8.15, akhirnya acara telah dimulai, inilah kebiasaan kita , selalau tidak sesuai jadawal, tapi tak apalah.
Materi pertama, berjalan sangat menarik dengan pembicaranya yang  fun, disela waktu kucoba untuk melirik perempuan yang paginya kutatapnya, rasa penasaran itu datang dengan sendirinya dan mulai mempengaruhi fikiran, siapakah dia,saat kuliriknya, ia sempat tersenyum dengan teman sebelahnya, begitu manis senyumannya, begitu menenagkan.
Hingga datang akhirnya materi terakhir dan mata rasanya sudah mulai sayup karena bosan dan mengantuk, tapi untung saja, di akhir waktu pemateri mengisi materi dengan sangat menarik, beliau yang menceritakan beberapa pengalaman hebatnya. Dan disitu, kucoba lagi dan lagi,aku meliriknya, masih memiliki rasa keingintahuaan terhadapanya, saat aku menatapnya dari kejauhan, tak sseperti sebelumnya, ia membalas tatp mataku, aku tak tahu, entah apa yang ia fikirkan, apakah ia merasa rishi dengan apa yang kulakukan ini atau apa.
Materi telah selesai hingga pukul 15.00, panitia LKIM memberi pengumuman bahwa setelah ashar, semua peserta diharap berkumpul ke rusunawa putra yang berada di sebelah selatan GKU kahar mudzakir.
Didalam bus, perjalanan menuju Desa wisata kelor, Turi, yang aku lakukan hanya banyak diam, karena saat itu aku hanya baru mengenal beberapa saja, dari semua peserta yang ada.alhamdulillah, pukul 5.30 sampai ketempat tujuan, sedang hiujan, dan suasana semakin dingin.
Aku lari, saat pertama turun dari bus, karena sudah sedari tadi menahan untuk melakukan hajat kecil.
Suara adzan maghrib sudah terdengar, dan segera kuselesaikan urusanku untuk kemudian melangsungkan shalat maghrib berjamaah. Beranjak setelah shalat maghrib hingga isya, dilakukan untuk tadarus bersama, kemudian telah usai tadarusnya, dilanjutkan dengan shalat isya berjama’ah.
Langsung saja para peserta laki-laki mendapat kesempatan pertama untuk mengambil hidangan makan malam yang telah disediakan oleh warga yang mungkin telah dipesan oleh panitia LKIM sebelumnya telah dipesan. Disela makan kucoba untuk mencari sosok permpuan dengan senyum manisnya itu, tak dapat kutemukan dimana ia bersila, baiklah, tak apa, kulanjutkan saja makanku ini. hingga acara sealnjutnya yaitu api unggun, mungkin acara ini yang paling ditunggu-tunggu oleh sebagiaan peserta termasuk aku. Tapi saying, panitia mengatakan, berhubung dengan cuaca yang tidak mendukung, jadi acara api unggu dibatalkan, sempat kecewa dengan pernyataan panitia tersebut.
Dilangsungklan saja keacara selanjutnya, adalah acara “curhat on air” kata panitianya. Tapi yang judapatkan bukanlah seperti curhat yang sebagaimana aku ketahui, tapi  adlah subuah diskusi yang terjadi.
Dalam diskusi tersebut dibagi menjadi 2 kelompok yaitu, kelompok pertama membahas tentang “Indonesia di pimpin oleh seorang musli, tyapi ia tidak amanah baik,dan sebagainya”, disisi lalinnya yaitu kelompok kedua membahas tentang “Indonesia dipimpin oleh seorang no-muslim, karena ia amanah, baik, dan sebagainya”
Disitulah aku mulai mengenalnya, perempuan yang senyumnya mampu menenangkan. aku dan dia berada dalam satu kelompok. Dalam hasil diskusi  kedua kelompok, diadakan kepada kedua kelompok untuk saling mendebatkan hasil diskusi antar kelompok.
Saat itu ia ingin mencoba menyanggah pendapat dari salah seorang peserta kelompok kedua. Aku merasa sangat senang dan juga merasa down, karena ia memperkenalkan dirinya dan yang membuatku down adalah, betapa fasihnya ia mengalunkan kalimah-kalimah allah yang ia hafal, sedangkan aku, aku yang tak terlalu memiliki ilmu banyak mengenai agama allah. Subhanallah.
Dalam pertengahan perdebatan, aku mencoba melihat kebelakang akrena kebetulan sekali ia berada dibelakangku,m dan tanpa sengaja aku menumpahkan minumannya yang ia taruh didepannya, sangat malu rasanya, segera kulontarkan kata maaf kepadanya, tapi ia malah membalasnya dengan senyum manisnya dan mengucapkan “iya, nggak papa kok.” Aku hanya tersenyum saja dan salah tingkah.
Diskusi “curhat on air” telah usai, hingga akhirnya tiba saatnya untuk tidur, dan bagi peserta putri dipersilahkan untuk kembali menuju balai yang telah disediakan untuk peserta perempuan. Sempat kucapkan kembali kata maaf kepada perempuan itu, tapi ia tak menjawabnya, ia malah membalasnya dengan senyumannya.
Ah, mengapa wanita selalu seperti ini, selalu bisa membuat seorang laki-laki menjadi salah tingkah. Hmm.. mungkin ini adalah pengantar tidurku malah ini.
Hingga datang pada pagi harinya, saat acara utama akan dimulai, yaitu outbond, dari semua peserta peserta dibagi menjadi 6 kelompok, kelompokku adalah ke-2 dan kelompoknya yang ke-3. Dalam permainan semuanya dibagi tiga kelompok dalam sebuah permainan, kelompokku berlomba antara kelompok 1, 2, 3. Sengan sekali bisa dalam sepermainan dengannya.
Permainan pertama adalah memasukan bola kedalam ember , dengan menggunakan, selembar peralon yang deilempengkan, “inti dari permainan ini adalah keseimbangan dan kerjasama”. Dalam perlombaan tersebut aku mencoba untuk menjadi pemandu diantara anggota kelompokku, mengarahkan ini itu, kadang merasa geram Karen tidak menuruti perintah, tapi akhirnya aku mampu membawa kelompokku untuk menang, dengan waktu 6 menit, sedang kelompok ke-1 9 menit, dan keompok dia (ke-2) tidak berhasil memasukkan bola kedalam ember.
Kemudian adalh permainan ke-2, kembali aku mencoba untuk mengatur strategi untuk kelompok kami, sebenarnya ini hanyalah pernmainan kecepatan dalam mengisi penuh, air kedalam gallon tapi aku mencoba mengarahkan yang terpenting adalah kesabarandan ketepatan walaupun ytang masuk hanyalah sedikit demi sedikit. Dan belum sampai 5 menit waktu yang ditentukan , kami bisa memenangkan kembali. Sempat kuberi semangat kepada kelompok dia, terutama kepada dia, ia menjawabnya hanya dengan senyuman saja.
Dilanjutkan lagi ke permainan ke-3 yaitu “menyebrangi tali-tali denga kerjasama tim” kucoba untuk mengatur strategi kembali, strategi berjalan dengan lancer kami lebih duluan sampai ke tujuan, tapi tak kusadari ternyata kelompokku telah melanggar aturan yang telah diberikan oleh wasit, dengan demikian kelompokku menjadi kalah.
Berlanjut kepermainan yang sangat menarik yaitu menangkap ikan dalam kolam, dan ya, kelompokku dapat menangkap ikan terbanyak dari kelompok lain. Disamping itu saat ia pertama masuk kedalam air mencoba untuk menangkap ikan, begitu menyenangkan melihatnya menangkap ikan, ia menggunaken roknya untuk menangkap ikan, sesaat beberapa peserta tertawa dengan cara menangkan ikannya.
Dan tiba akhirnya permainan terakhir yaitu menyebrangi kolam dengan berbagai permainan, ada yang dengan jembatan dengan seutas tali, dan seperti ayunan. Semuanya kulewati dengan sempurna, hanya saja satu yang kurang, yaitu saat menyebrangi jembatan, percobaan pertama aku hanya sampai tengah saja, dan datang hingga percobaan ke 2, 3, akhirnya aku bisa melewatinya dengan sempurna, karena dirasa aku belum terlalu basah, karena terjebur, dan sepertinya sangat asik untu menceburkan diri kedalam kolam akhirnya aku langsung memasuki air dan basah. Sungguh menyenangkan hari itu. Tak dapat terlupakan hari itu.
Datang akhirnya acara terakhir yang ditunggu-tunggu. Yaitu telusur sungai. Dalam telusur sungai tak kusadari ternyata ia berada dibelakangku, ah. . senangnya hatiku, bisa berjalan bersamanya. Dalam kesempatan itu aku mencoba mencarikan jalan yang tidak terlalu berbahaya, untuk dilewati, sedikit senang karena hampir dalam perjalanan menyusuri sungai.
Tiba di air terjun, adalah sesuatu yang sangat menantang, karena disitu terdapat tangga untuk dianaiki dan secara otomatis adalah melawan arus air terjun. Disisi lain, disana lah aku merasa senang, aku tak tahu apakah dia takut untuk naik atau dalam keadaan akan jatuh, tanpa sengaja ia memegang tanganku, menarikku beberapa saat hingga naik keanak tangga, tapi datanglah perasaan  cemburu, ketika ada salah seorang teman laki-laki, yang mencoba membantunya untuk naik keatas, dengan memegang kedua tangannya, sempat merasa geram terhadap temanku yang satu ini. Syukurlah dia selamat sampai keatas, walaupun terlihat sedikit kwalahan menhadai terjangan air dari atas. Dan perjalanan berakhir sampai disitu.
Kembali kebalai dimana tempat kami berkumpul, inilah saatnya pengumuman siapakah yang memenangkan perlombaan tadi pagi, aku sangat optimis akan kelompok kami. Karena hamper semua permainan kami taklukan. Pada pengumuman pertama yaitu kelompok terbaik, ternyata kami adalah pemenang kedua, selisih sedikit nila dari sang juara satu tapi tak apalah. Kemudian ada peserta terbaik, yang kuharapkan adalah aku, tapi entah kenapa yang menjuarainya adalah ketua kelompok kami, aku sempat berfikir, jadi apa yang kulakukan dalam permainan tersebut itu apa ? ah.. ya sudahlah.. ada beberpa pengumuman pemenang yang lainnya saya juga belum termasuk itu, hingga akhirnya, yang tak kusangka dimasukkan dalam pembagian hadiah tersebut adalah “peserta pertama akan mendapatkan coklat”, haha…  aku sempat tertawa dan bertanya apakah benar ini dimasukan dalam pembagian hadiah? Dan akhirnya aku mendapatkan coklat tersebut akibat hasil dari pendaftar pertama.
 Selesai sudah semua rangakaian acara outbond di desa wisata, kelor, turi. Hingga saatnya menaiki bus UII seperti pertama berangkatnya. Dan kini sedikit hidup keadaan dalam bus, karena sudah agak emngenal satu sama lain. Hingga akhirnya sampai di UII dan semuanya turun, saatnya pembagian sertifikat keikutsertaan.
Selesai pembagian, kulihat dia sedang berdiri sendirian, dalam hati aku ingin menyapanya, aku ingin mengenalnya. but is it possible ya Allah ?